lokerpati.id
Teknologi 15 Oct 2026, 10:20 • 12 kali dibaca

Ngeri-ngeri Sedap: Ada Gas Hidrogen Sianida di Balik Asap Karhutla Gambut, Apa Dampaknya?

Ngeri-ngeri Sedap: Ada Gas Hidrogen Sianida di Balik Asap Karhutla Gambut, Apa Dampaknya?

Mengetahui adanya racun berbahaya ini membuat kita harus lebih waspada. Masker kain atau masker bedah biasa sayangnya tidak dirancang untuk menyaring gas beracun seperti hidrogen sianida. Ketika kabut asap tebal melanda, penggunaan respirator standar minimal N95 atau pemurni udara berfilter HEPA yang dipadukan dengan karbon aktif (activated carbon) jauh lebih efektif dalam menangkap partikel debu sekaligus menyerap sebagian uap kimia berbahaya.

Namun, perlindungan diri hanyalah tameng darurat. Solusi mendasar tetap berada pada pencegahan kebakaran. Pemanfaatan teknologi seperti sensor kelembapan tanah berbasis IoT untuk memantau tinggi muka air gambut, sistem peringatan dini berbasis satelit, serta pemulihan hidrologi lahan gambut (rewetting) adalah kunci utama agar bom waktu kimiawi ini tidak terus berulang setiap musim kemarau tiba.

📡 Ringkasan berita dari detik news. Konten lengkap adalah milik situs sumber.

Baca Artikel Lengkap →
📢 Bagikan Berita Ini: Sebarkan info terpercaya ke teman & keluarga

Berita Terkait